Cari Blog Ini

Gambar tema oleh MichaelJay. Diberdayakan oleh Blogger.

Featured post

Mengenal Asperger's Syndome

Oleh: Alloysius Hanung Rumekso, Psi. SpN Edu Alif (7 tahun)-bukan nama sebenarnya, tampak sehat dan cerdas masuk ke ruang praktek s...

Terapi Okupasi (OT)

Terapi Okupasi, Occupation Therapy (OT)

Terapi Okupasi, Occupation Therapy (OT)

Terapi okupasi, atau Occupation Therapy (OT)  berguna untuk melatih otot-otot halus anak. Menurut penelitian, hampir semua kasus anak autis atau penyandang PDD memiliki keterlambatan dalam perkembangan motorik halusnya. Gerak-geriknya sangat kaku dan kasar, mereka kesulitan untuk memegang benda dengan cara yang benar, kesulitan untuk memegang sendok dan menyuap makanan ke mulutnya, sulit bermain bola selaiknya anak normal, sulit bersalaman atau persiapan memegang alat tulis.

Tetap dapatkan kabar terbaru dari kami!